Regional Workshop on Public Service Motivation Meningkatkan Awareness Service Public Motivation

Public service is about serving all the people, including the ones who are not like you (Constance Wu).

Wall Facebook Bima Haria Wibisana, 4 Agustus 2019.

Postingan singkat Kepala Badan Kepegawaian Negara di media sosial tersebut adalah pengingat bagi khalayak tentang betapa motivasi pelayanan publik sangat diperlukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN). Apalagi salah satu peran dari seorang ASN adalah memberikan pelayanan publik atau melayani semua tanpa diskriminatif.

Menyadari pentingnya memelihara motivasi dalam memberikan pelayanan publik, Badan Kepegawaian Negara senantiasa berusaha untuk ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang mendukung, salah satu diantaranya adalah dengan pengiriman delegasi dalam berbagai event yang diadakan baik dalam skala nasional, regional dan internasional. Satu diantara kegiatan yang dikuti oleh BKN tersebut adalah Regional Workshop on Public Service Motivation di Nay Pyi Taw Myanmar pada tanggal 28 Juli –  1 Agustus 2019 yang lalu. Regional Workshop on Public Service Motivation merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Union Civil Service Board Republic of The Union of Myanmar bekerjasama dengan United Nation for Development Programe (UNDP). Kegiatan ini bertujuan untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman praktik-praktik terbaik dalam Public Service Motivation antara sesama peserta dari Myanmar dan Negara ASEAN dan pakar internasional (UNDP) untuk membantu pembangunan pelayanan publik di Myanmar.  Dalam forum ini pengalaman internasional dan praktik terbaik mengenai motivasi yang merupakan proses memulai dan mengarahkan perilaku dan tingkat kinerja yang sering dikaitkan dengan tingkat motivasi didiskusikan dengan dukungan berbagai hasil penelitian empiris yang telah dilakukan oleh para peneliti UNDP.

Peserta dari ACCSM Indonesia diwawancarai oleh media lokal

Workshop Regional tentang Motivasi Layanan Publik ini merupakan salah satu kegiatan di bawah kerjasama ASEAN yang merupakan bagian dari rencana kerja 2016-2020 yang bertujuan untuk meningkatkan dan mempertahankan kinerja pelayanan publik yang dinamis dan berorientasi pada warga negara dan masyarakat ASEAN. Peningkatan motivasi pelayanan publik dijadikan tujuan dan sarana penegasan komitmen Visi Komunitas ASEAN 2025 dan Sustainable Development Goals. Penyelenggaraan workshop ini juga diharapkan akan memberikan kesempatan untuk saling bertukar pandangan dan ide pengalaman internasional dan praktik terbaik di mana praktisi dari Myanmar dan negara-negara ASEAN berbagi pengetahuan mereka tentang alat dan insentif untuk meningkatkan motivasi dalam pelayanan publik.  Pakar global dari UNDP juga menjelaskan praktik terbaik dan keberhasilan dalam konteks lain yang didapat dari analisis komparatif dan studi global bidang motivasi. Kegiatan ini juga menekankan pada upaya meningkatkan kesadaran nasional dan regional tentang pentingnya Motivasi Layanan Publik melalui diskusi dan masukan berharga dari peserta, menciptakan platform pertukaran dan menyebarluaskan pembelajaran tentang Motivasi Intrinsik dalam pelayanan publik.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grand Amara Nay Pyi Taw Myanmar pada tanggal 29 Juli s.d 30 Juli 2019. Delegasi Indonesia diwakili oleh I Ketut Buana, Kabid Perencanaan dan Penyelenggaran Penilaian Kompetensi pada Pusat Penilaian Kompetensi ASN. Kegiatan dimulai pada hari Senin 29 Juli 2019 diawali dengan pembukaan dengan sambutan dari perwakilan UNDP dan Chairman of dari Union Civil Service Board Republic of The Union of Myanmar. Acara kemudian dilanjutkan dengan Opening Speech oleh H.E. Mr. Win Thein, Chairman, Union Civil Service Board (UCSB), Republic of the Union of Myanmar. Adapun Keynote Speaker dalam kegiatan ini adalah Mr. Peter Batchelor, Resident Representative, United Nations Development Programme (UNDP). Presentasi hasil penelitian tentang Motivation in the Civil Service: Insights fromTheory and Practice, dibawakan oleh Assel Mussagulova dari Nanyang Technological University, Singapura. Selanjutnya Dr. Nant Khin Thinn Su,  Principle Civil Service Academy Pro-rector (Education) CICS (L.M) membawakan presentasi Public Service Motivation in Myanmar Civil Service..

Acara dilanjutkan dengan diskusi panel dengan tema “Public Service Motivation: What Works from Selected ASEAN Countries (Brunei, Cambodia, Indonesia, Lao PDR, Myanmar and Vietnam)”. Panel tersebut terdiri dari perwakilan dari negara-negara ASEAN (Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Myanmar dan Vietnam). Moderator mengajukan pertanyaan apa yang membuat peserta workshop bekerja di sektor ini, dan apa yang dapat memotivasi orang yang bekerja di sektor tersebut. Anggota panel memberikan berbagai jawaban mulai dari keinginan untuk melayani kepada publik, kesempatan belajar dan prestise sosial. Menanggapi pertanyaan kedua motivasi bekerja di sektor ini, anggota panel menjawab hal-hal yang merupakan hal yang penting seperti gaji yang lebih baik, otonomi, kesempatan pelatihan & pembelajaran, peningkatan SDM dan kebijakan.

Pada sesi ini, perwakilan dari Indonesia menyoroti pentingnya motivasi intrisik dari seorang ASN. Motivasi intrinsik ini dapat bersumber dari nilai-nilai yang diyakini seorang ASN termasuk nilai-nilai keagamaan, sehingga ketikao seorang ASN melakukan kewajibannya untuk melayani publik, pada saat yang sama mereka telah melakukan kewajiban untuk menjalankan amanah dari nilai-nilai agama yang diyakininya. Dengan adanya kesesuaian motivasi intrinsik dengan peran dan tugas seorang ASN ini maka akan terbentuk kesatuan sikap dan tindakan dalam memberikan pelayanan publik. Disamping itu,  faktor keteladanan dari seorang pemimpin juga sangat penting untuk memelihara motivasi pelayanan publik staf. Karena kesesuaian anatara ucapan dan tindakan seorang pemimpin akan menjadi inspirasi dan menguatkan motivasi dalam memberikan pelayanan publik. Sementara untuk meningkatkan motivasi pelayanan publik juga disampaikan memberikan semacam reward dan apresiasi baik dalam bentuk materi maupun immaterial, misalnya penobatan pegawai teladan, memberikan kesempatan meningkatkan pendidikan, benchmark ke negara-negara yang sudah merupakan best practice layanan publik dan lain sebagainya. Dalam kesempatan ini perwakilan Indonesia juga memperkenalkan konsepsi “Sewaka Dharma” yang digunakan sebagai salah satu nilai pelayanan publik di Kota Denpasar. Sewaka Dharma berarti melayani adalah kewajiban, dimana terdapat kesesuaian nilai kewajiban dalam melayani orang lain dengan peran ASN sebagai aparatur yang memberikan pelayanan pubalik.

 Dalam kesempatan ini, Dr. John Vong  CSR Consultant UNDP membawakan presentasi dengan tema “Creating an Enabling Environment for Civil Service Motivation: Introducing A Modern Human Resources Management System”. Acara hari pertama ditutup dengan presentasi dengan tema Fostering Civil Service Motivation through Merit-Based Recruitment” dibawakan oleh Dr. Khin Mar Myo Pro-rector Central Institute of Civil Service.

Kegiatan hari kedua Selasa, tanggal 30 Juli 2019 diawali presentasi dengan tema “Leadership: Competence and Autonomy to Enhance Motivation Through Competency Frameworks” oleh Dr. John Vong, UNDP CSR Consultant. Panel Discussion Building the Leaders of the Future: Senior Executive Leadership Development Schemes and Human Resources Management Practices to Nurture Capacities in the Civil Service. Case-studies from Selected ASEAN Countries (Malaysia, Myanmar, Philippines, Singapore and Thailand).  Selanjutnya David Belesky dari  State Services Commission, SME Performance Management mempresentasikan hasil penelitian tentang A New Zealand Case Study in Performance Management, Moving from Monitoring to a Motivational Tool”  

Sesi diskusi grup dibagi menjadi lima topik bahasan yaitu: 1) Work Engagement and Enabling Environment; 2) Proactive Working Behaviours and Empowering Leadership; 3) Competencies, Skills, Autonomy and Relatedness; 4) Integrity and Sustaining Ethical Behaviour; 5) Empowerment and Performance Management. Kegiatan dilanjutkan presentasi grup dengan tema “Using Data and New Technologies to Measure Public Services Delivery: the Public Perception Survey of Myanmar Government Services. From Theory to Practice: Public Service Motivation in Action”.  

Kegiatan ditutup dengan Closing Remarks dari Mr. Nyi Nyi San, Director General of Civil Service Selection and Training Department, UCSB dan Ms. Sylvia Fletcher, Public Administration Advisor, UNDP.

Untuk menambah wawasan delegasi akan khasanah budaya yang dimiliki oleh Myanmar sebelum kembali ke negara masing-masing, delegasi melakukan kunjungan ke National Museum Myanmar. Berbagai koleksi dari zaman prasejarah hingga terkini disimpan di Museum yang luas ini.

Dari hasil workshop diperoleh kesimpulan sebagai berikut:  Terjadi pertukaran informasi tentang public service motivation baik oleh pakar UNDP maupun panelis/peserta dari negara-negara ASEAN selama workshop berlangsung. Hasil penilaian komparatif dari para ahli menunjukkan motivasi layanan public bagi para aparatur sangat penting dipupuk untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, baik motivasi intrinsik maupun motivasi esktrinsik. Dari hasil diskusi panel dengan dua tema dengan narasumber dari negara-negara ASEAN diperoleh kesimpulan pentingngnya merumuskan formula dan aksi untuk meningkatkan motivasi baik intrinsik maupun ekstrinsik. Hasil diskusi panel akan ditindaklanjuti oleh URC untuk merumuskan beberapa kebijakan yang berguna untuk meningkatkan motivasi peningkatan pelayanan publik, meningkatnya kesadaran peserta tentang pentingnya Motivasi Pelayanan Publik dalam konteks perubahan dan reformasi; dan menciptakan platform pertukaran dan menyebarluaskan pembelajaran tentang Motivasi Intrinsik di antara negara-negara anggota ASEAN dan komunitas internasional sebagai bagian dari Tema Myanmar ASEAN Resource Center (ARC) terkait “Motivasi Layanan Publik”.

(I Ketut Buana – Kantor Regional X BKN Denpasar)

0

User Rating: Be the first one !
Show More

Related Articles

Close